Amira An-nisa
Jangan ragu untuk bermimpi. Yakin pada diri sendiri bahwa kita bisa ^.^
Rabu, 10 Maret 2021
Rabu, 04 November 2020
Sabtu, 09 Februari 2019
Sabtu, 17 Maret 2018
Matahari Pagi
berusaha menikmati pagi hari ini
ditemani dengan secangkir kopi panas.
Matahari mengintip dibalik gunung
melepaskan sinarnya yang hangat kepada dunia
air laut yang masih terlelap tidur
Memantulkan cahaya matahari
kehamparan yang luas
terlukis warna oren diatas cakrawala
memancarkan keindahan dipagi hari
Matahari tersenyum kepada dunia
memberikan kepada sang insan
embun pagi membasahi rumput-rumput hijau
udara pagi melepaskan angin sejuknya
bercampur hangatnya matahari.
Daun-daun pada yang hijau
berlambai-lambai tertiup angin
burung-burung bernyanyi diatas pohon
menyambut pagi hari yang indah
tercium aroma pesawahan yang begitu khas
yang sanggup menenangkan jiwa seseorang.
Senin, 26 Februari 2018
Do’a mu bundaku tersayang...
Ku kan bersujud memohon kepadaMu ya
Allah Tuhanku..
Yang Maha Menguasai Atas Segala Sesuatu..
Ijikanlah hamba membahagiakan seorang Ibu..
Yang telah melahirkan hamba kedunia ini atas ijinMu..
Demi waktu yang telah berlalu..
Demi kasih sayang seorang ibu yang menyelimutiku..
Kuingin membalas atas semua cinta dan kasih sayang yang melekat di tubuhku..
Atas pengorbanannya yang telah dia lakukan untukku..
Semua yang terjadi telah berlalu..
Seiring waktu yang bergulir menambah umurku..
Tak bisa kulupa betapa besarnya jasa ibuku..
Dari semenjak ku bayi hingga kini telah dewasa usiaku..
Ibu, engkaulah yang tersayang nomer satu bagiku..
Tak akan ada yang bisa menggantikan tempatmu dihatiku..
Telah mengakar kuat di dasar hatiku..
Kan selalu ada hingga maut menjemputku..
Ya Allah, jagalah Ibu hamba dari segala keburukan dan mara bahaya yang menimpannya..
Tenangkanlah hati dan jiwanya sebagaimana dia menenangkan hamba..
Anugerahilah kepadanya rasa kebahagiaan di dalam hatinya..
Jadikanlah dia sebagai orang yang pandai bersyukur atas segala nikmat di dunia..
Yang Maha Menguasai Atas Segala Sesuatu..
Ijikanlah hamba membahagiakan seorang Ibu..
Yang telah melahirkan hamba kedunia ini atas ijinMu..
Demi waktu yang telah berlalu..
Demi kasih sayang seorang ibu yang menyelimutiku..
Kuingin membalas atas semua cinta dan kasih sayang yang melekat di tubuhku..
Atas pengorbanannya yang telah dia lakukan untukku..
Semua yang terjadi telah berlalu..
Seiring waktu yang bergulir menambah umurku..
Tak bisa kulupa betapa besarnya jasa ibuku..
Dari semenjak ku bayi hingga kini telah dewasa usiaku..
Ibu, engkaulah yang tersayang nomer satu bagiku..
Tak akan ada yang bisa menggantikan tempatmu dihatiku..
Telah mengakar kuat di dasar hatiku..
Kan selalu ada hingga maut menjemputku..
Ya Allah, jagalah Ibu hamba dari segala keburukan dan mara bahaya yang menimpannya..
Tenangkanlah hati dan jiwanya sebagaimana dia menenangkan hamba..
Anugerahilah kepadanya rasa kebahagiaan di dalam hatinya..
Jadikanlah dia sebagai orang yang pandai bersyukur atas segala nikmat di dunia..
Sabtu, 24 Februari 2018
Menyayangimu Dalam Diam
Berjalan tanpa terhenti
Hidupku bagaikan keringnya dunia
Tandus tak ada cinta
Hatiku mencari cinta ini
Sampai ku temukan yang sejati
Walau sampai letih ku kan mencarinya
Seorang yang ku cinta
Sampai ku temukan yang sejati
Walau sampai letih ku kan mencarinya
Seorang yang ku cinta
Kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku
Kini ku tlah bersamamu berjanji ‘tuk sehidup semati
Sampai akhir sang waktu kita bersama ‘tuk selamanya
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku
Kini ku tlah bersamamu berjanji ‘tuk sehidup semati
Sampai akhir sang waktu kita bersama ‘tuk selamanya
(Kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku)
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku)
Kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku
Kini ku tlah bersamamu berjanji ‘tuk sehidup semati
Sampai akhir sang waktu kita bersama ‘tuk selamanya
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku
Kini ku tlah bersamamu berjanji ‘tuk sehidup semati
Sampai akhir sang waktu kita bersama ‘tuk selamanya
Sampai akhir sang waktu kita bersama ‘tuk selamanya
Langganan:
Komentar (Atom)


