Senin, 26 Februari 2018

Do’a mu bundaku tersayang...



Ku kan bersujud memohon kepadaMu ya Allah Tuhanku..
Yang Maha Menguasai Atas Segala Sesuatu..
Ijikanlah hamba membahagiakan seorang Ibu..
Yang telah melahirkan hamba kedunia ini atas ijinMu..

Demi waktu yang telah berlalu..

Demi kasih sayang seorang ibu yang  menyelimutiku..
Kuingin membalas atas semua cinta dan kasih sayang yang melekat di tubuhku..
Atas pengorbanannya yang telah dia lakukan untukku..

Semua yang terjadi telah berlalu..

Seiring waktu yang bergulir menambah umurku..
Tak bisa kulupa betapa besarnya jasa ibuku..
Dari semenjak ku bayi hingga kini telah dewasa usiaku..

Ibu, engkaulah yang tersayang nomer satu bagiku..

Tak akan ada yang bisa menggantikan tempatmu dihatiku..
Telah mengakar kuat di dasar hatiku..
Kan selalu ada hingga maut menjemputku..

Ya Allah, jagalah Ibu hamba dari segala keburukan dan mara bahaya yang menimpannya..

Tenangkanlah hati dan jiwanya sebagaimana dia menenangkan hamba..
Anugerahilah kepadanya rasa kebahagiaan di dalam hatinya..
Jadikanlah dia sebagai orang yang pandai bersyukur atas segala nikmat di dunia..

 

Sabtu, 24 Februari 2018

Menyayangimu Dalam Diam

Separuh langkahku saat ini
Berjalan tanpa terhenti
Hidupku bagaikan keringnya dunia
Tandus tak ada cinta
Hatiku mencari cinta ini
Sampai ku temukan yang sejati
Walau sampai letih ku kan mencarinya
Seorang yang ku cinta
Kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku
Kini ku tlah bersamamu berjanji ‘tuk sehidup semati
Sampai akhir sang waktu kita bersama ‘tuk selamanya
(Kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku)
Kini ku menemukanmu di ujung waktu ku patah hati
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku
Kini ku tlah bersamamu berjanji ‘tuk sehidup semati
Sampai akhir sang waktu kita bersama ‘tuk selamanya
Sampai akhir sang waktu kita bersama ‘tuk selamanya